{"id":514,"date":"2013-05-02T19:12:19","date_gmt":"2013-05-02T19:12:19","guid":{"rendered":"http:\/\/ulp.uin-malang.ac.id\/?p=514"},"modified":"2013-05-02T19:12:19","modified_gmt":"2013-05-02T19:12:19","slug":"tata-cara-pengadaan-barang-metode-pengadaan-langsung-pl","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ukpbj.uin-malang.ac.id\/ar\/tata-cara-pengadaan-barang-metode-pengadaan-langsung-pl\/","title":{"rendered":"Tata Cara Pengadaan Barang Metode Pengadaan Langsung (PL)"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/ukpbj.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/Prinsip-Pengadaan-Langsung.jpg\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-515 aligncenter\" alt=\"Prinsip Pengadaan Langsung\" src=\"https:\/\/ukpbj.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/Prinsip-Pengadaan-Langsung.jpg\" width=\"260\" height=\"194\" srcset=\"https:\/\/ukpbj.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/Prinsip-Pengadaan-Langsung.jpg 260w, https:\/\/ukpbj.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/Prinsip-Pengadaan-Langsung-16x12.jpg 16w\" sizes=\"(max-width: 260px) 100vw, 260px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Pengadaan barang metode pengadaan langsung atau pengadaan langsung barang adalah pengadaan barang langsung kepada Penyedia Barang \/ pedagang, tanpa melalui pelelangan. (Pasal 1 angka 32 Perpres 70\/2012)<\/p>\n<p><strong>Tata cara pengadaan langsung sebagai berikut:<\/strong><\/p>\n<p>1.\u00a0Pengadaan Langsung dilaksanakan oleh 1 (satu) orang\u00a0Pejabat Pengadaan. (pasal 16 ayat (3) Perpres 70\/2013)<\/p>\n<p>2. Pengadaan langsung dilakukan dengan metode prakualifikasi, tetapi metode prakualifikasi tidak berlaku untuk pengadaan langsung barang. (Pasal 56 ayat (4a) Perpres 70\/2012).<\/p>\n<p>3. Pengadaan Langsung dilaksanakan berdasarkan harga\u00a0yang berlaku di pasar, bukan berdasarkan harga ketetapan gubernur\/bupati.\u00a0(Pasal 39 ayat (2) Perpres 70\/2012)<\/p>\n<p>4. Untuk pengadaan langsung barang yang\u00a0nilainya sampai dengan Rp10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) dapat dilakukan dengan cara\u00a0pembelian \/ pembayaran langsung kepada Penyedia \/ pedagang. (Pasal 57 ayat (5) huruf a Perpres 70\/2012)<\/p>\n<p>Tanda bukti transaksi \/ perjanjian\u00a0menggunakan bukti pembelian.\u00a0(Pasal 55 ayat (2) Perpres 70\/2012)<\/p>\n<p>Note:<\/p>\n<ul>\n<li>Pengadaan Langsung dilaksanakan berdasarkan harga\u00a0yang berlaku di pasar.\u00a0(Pasal 39 ayat (2) Perpres 70\/2012)<\/li>\n<li>PPK tidak perlu menetapkan\u00a0Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk pengadaan langsung barang yang\u00a0nilainya sampai dengan Rp10.000.000,- (sepuluh\u00a0juta rupiah) yang menggunakan bukti pembelian (Pasal 66 ayat (1) Perpres 70\/2012.<\/li>\n<\/ul>\n<p>5.\u00a0Untuk pengadaan langsung barang yang\u00a0nilainya sampai dengan Rp50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) dapat dilakukan dengan cara\u00a0pembelian \/ pembayaran langsung kepada Penyedia \/ pedagang.\u00a0(Pasal 57 ayat (5) huruf a Perpres 70\/2012)<\/p>\n<p>Tanda bukti transaksi \/ perjanjian\u00a0menggunakan kuitansi.\u00a0(Pasal 55 ayat (3) Perpres 70\/2012)<\/p>\n<p>Note:<\/p>\n<ul>\n<li>Pengadaan Langsung dilaksanakan berdasarkan harga\u00a0yang berlaku di pasar.\u00a0(Pasal 39 ayat (2) Perpres 70\/2012)<\/li>\n<\/ul>\n<p>6. Untuk pengadaan langsung barang yang menggunakan bukti pembelian dan kuitansi (yang nilainya sampai dengan Rp50.000.000,-), pejabat pengadaan dapat memerintahkan seseorang\u00a0untuk melakukan proses pengadaan langsung untuk\u00a0barang yang harganya sudah pasti dan\u00a0tidak bisa dinegosiasi sekurang-kurangnya meliputi:<\/p>\n<p>(a) Memesan barang sesuai dengan kebutuhan atau\u00a0mendatangi langsung ke penyedia barang;<\/p>\n<p>(b) Melakukan transaksi;<\/p>\n<p>(c) Menerima barang;<\/p>\n<p>(d) Melakukan pembayaran;<\/p>\n<p>(e) Menerima bukti pembelian atau kuitansi;<\/p>\n<p>(f) Melaporkan kepada Pejabat Pengadaan;<\/p>\n<p>(BAB II Bagian B Angka 12 Huruf c \u00a0Perka LKPP\u00a014\/2012)<\/p>\n<p>Note:<\/p>\n<ul>\n<li>Jika harganya belum pasti,\u00a0proses pengadaan langsung harus dilakukan sendiri oleh pejabat pengadaan.\u00a0(pasal 16 ayat (3) Perpres 70\/2013)<\/li>\n<\/ul>\n<p>7.\u00a0Untuk pengadaan langsung barang yang\u00a0nilainya sampai dengan Rp200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) dapat dilakukan dengan cara\u00a0permintaan penawaran yang disertai dengan\u00a0klarifikasi serta negosiasi teknis dan harga kepada\u00a0Penyedia barang \/ pedagang. (Pasal 57 ayat (5) huruf b Perpres 70\/2012)<\/p>\n<p>Tanda bukti transaksi \/ perjanjian\u00a0menggunakan SPK.\u00a0(Pasal 55 ayat (4) Perpres 70\/2012)<\/p>\n<p>Penyedia Barang yang mengikuti Pengadaan Barang\u00a0melalui Pengadaan Langsung diundang oleh ULP\/Pejabat Pengadaan. (Pasal 76 Perpres 54\/2010)<\/p>\n<p>Note:<\/p>\n<ul>\n<li>Pengadaan Langsung dilaksanakan berdasarkan harga\u00a0yang berlaku di pasar.\u00a0(Pasal 39 ayat (2) Perpres 70\/2012)<\/li>\n<\/ul>\n<p><a href=\"https:\/\/ukpbj.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/Pengadaan-Langsung.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-516 aligncenter\" alt=\"Pengadaan Langsung\" src=\"https:\/\/ukpbj.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/Pengadaan-Langsung.jpg\" width=\"178\" height=\"283\" srcset=\"https:\/\/ukpbj.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/Pengadaan-Langsung.jpg 178w, https:\/\/ukpbj.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/Pengadaan-Langsung-8x12.jpg 8w\" sizes=\"(max-width: 178px) 100vw, 178px\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Berikut ini tata cara pelaksanaan pengadaan langsung untuk barang yang nilainya sampai\u00a0dengan Rp200.000.000,- :<\/strong><\/p>\n<p>a).\u00a0PPK menyusun spesifikasi teknis dan gambar sesuai dengan\u00a0hasil pengkajian ulang spesifikasi teknis dan gambar brosur,\u00a0termasuk perubahan yang telah disetujui oleh PA\/KPA. (BAB II Bagian A Angka 3 Huruf a\u00a0Perka LKPP\u00a014\/2012)<\/p>\n<p>b). PPK menetapkan Hargaa Perkiraan Sendiri (HPS)\u00a0paling lama 28 (dua puluh delapan) hari kerja\u00a0sebelum batas akhir pemasukan penawaran; (Pasal 66 Perpres 70\/2012 &amp; BAB II Bagian A Angka 3 Huruf a\u00a0Perka LKPP\u00a014\/2012)<\/p>\n<ul>\n<li>HPS dikalkulasikan secara keahlian dan berdasarkan data yang\u00a0dapat dipertanggungjawabkan.<\/li>\n<li>HPS ditetapkan berdasarkan harga barang yang dikeluarkan oleh pabrikan \/ distributor tunggal atau\u00a0informasi biaya satuan yang dipublikasikan secara\u00a0resmi oleh asosiasi terkait dan sumber data lain yang\u00a0dapat dipertanggungjawabkan.<\/li>\n<li>HPS telah memperhitungkan\u00a0Pajak Pertambahan Nilai (PPN), keuntungan dan biaya overhead (OH). Keuntungan dan biaya overhead \u00a0yang dianggap wajar bagi Penyedia maksimal 15% (lima belas perseratus)\u00a0dari total biaya tidak termasuk PPN;<\/li>\n<li>HPS tidak boleh memperhitungkan biaya tak terduga, biaya\u00a0lain-lain dan Pajak Penghasilan (PPh) Penyedia.<\/li>\n<li>Berdasarkan ketentuan diatas, untuk pengadaan barang,\u00a0tata cara perhitungan HPS dapat dirumuskan sbb:<\/li>\n<\/ul>\n<blockquote><p>Harga Perhitungan Sendiri (HPS) =\u00a0Harga pada tingkat distributor + 15% Keuntungan dan OH + 10% PPN<\/p><\/blockquote>\n<p>c). Pejabat Pengadaan mencari informasi terkait pekerjaan yang akan dilaksanakan dan harga, antara\u00a0lain melalui media elektronik dan\/atau non-elektronik; (BAB II Bagian B Angka 12 Huruf c Perka LKPP\u00a014\/2012)<\/p>\n<p>d).\u00a0Pejabat Pengadaan membandingkan harga dan\u00a0kualitas paling sedikit dari 2 (dua) sumber informasi\u00a0yang berbeda; (BAB II Bagian B Angka 12 Huruf c Perka LKPP\u00a014\/2012)<\/p>\n<p>e).\u00a0Pejabat Pengadaan mengundang calon Penyedia yang\u00a0diyakini mampu untuk menyampaikan penawaran\u00a0administrasi, teknis, dan harga; (BAB II Bagian B Angka 12 Huruf c Perka LKPP\u00a014\/2012)<\/p>\n<p>Note:<\/p>\n<ul>\n<li>Calon penyedia yang diundang adalah penyedia yang telah disurvei (baik\u00a0melalui media elektronik dan\/atau non-elektronik) yang harga penjualannya paling rendah berdasarkan spesifikasi teknis yang telah ditentukan, dan diyakini mampu.<\/li>\n<li>Penyedia yang diyakini mampu adalah penyedia yang memenuhi syarat berdasarkan Pasal 19 Perpres 70\/2012.<\/li>\n<\/ul>\n<p>f). Undangan dilampiri spesifikasi teknis dan\/atau\u00a0gambar serta dokumen-dokumen lain yang\u00a0menggambarkan jenis pekerjaan yang dibutuhkan; (BAB II Bagian B Angka 12 Huruf c Perka LKPP\u00a014\/2012)<\/p>\n<p>g). Penyedia yang diundang menyampaikan penawaran administrasi, teknis, dan harga secara langsung sesuai jadwal yang telah ditentukan dalam undangan; (BAB II Bagian B Angka 12 Huruf c Perka LKPP\u00a014\/2012)<\/p>\n<p>h). Pejabat Pengadaan membuka penawaran dan mengevaluasi administrasi dan teknis dengan sistem gugur, melakukan klarifikasi teknis dan negosiasi harga untuk mendapatkan Penyedia dengan harga yang wajar serta dapat dipertanggungjawabkan; (BAB II Bagian B Angka 12 Huruf c Perka LKPP\u00a014\/2012)<\/p>\n<p>Note:<\/p>\n<ul>\n<li>Pengadaan Langsung dilaksanakan berdasarkan harga\u00a0yang berlaku di pasar.\u00a0(Pasal 39 ayat (2) Perpres 70\/2012)<\/li>\n<\/ul>\n<p>i). Jika harga penawarannya terlalu tinggi, dilakukan negosiasi harga. Negosiasi harga dilakukan berdasarkan HPS; (BAB II Bagian B Angka 12 Huruf c Perka LKPP\u00a014\/2012)<\/p>\n<p>Keterangan:<\/p>\n<blockquote><p>Fungsi HPS bukan sebagai dasar pembelian, tapi sebagai batas tertinggi yang boleh dibeli oleh pemerintah jika harga yang berlaku dipasar terlampau tinggi.<\/p><\/blockquote>\n<p>j). Dalam hal negosiasi harga tidak menghasilkan kesepakatan, Pengadaan Langsung dinyatakan gagal dan dilakukan Pengadaan Langsung ulang dengan mengundang Penyedia lain; (BAB II Bagian B Angka 12 Huruf c Perka LKPP\u00a014\/2012)<\/p>\n<p>k). Pejabat Pengadaan membuat Berita Acara Hasil Pengadaan Langsung. (BAB II Bagian B Angka 12 Huruf c Perka LKPP\u00a014\/2012)<\/p>\n<p>Demikianlah Tata Cara Pengadaan Barang Metode Pengadaan Langsung (PL) yang perlu dipahami oleh Pengguna Anggaran (Kepala Dinas), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan dan Penyedia barang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber :\u00a0<a href=\"http:\/\/www.duniakontraktor.com\/tata-cara-pengadaan-barang-metode-pengadaan-langsung-pl\/.html\">http:\/\/www.duniakontraktor.com\/tata-cara-pengadaan-barang-metode-pengadaan-langsung-pl\/.html<\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengadaan barang metode pengadaan langsung atau pengadaan langsung barang adalah pengadaan barang langsung kepada Penyedia Barang \/ pedagang, tanpa melalui pelelangan. (Pasal 1 angka 32 Perpres 70\/2012) Tata cara pengadaan langsung sebagai berikut: 1.\u00a0Pengadaan Langsung dilaksanakan oleh 1 (satu) orang\u00a0Pejabat Pengadaan. (pasal 16 ayat (3) Perpres 70\/2013) 2. Pengadaan langsung dilakukan dengan metode prakualifikasi, tetapi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":515,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[45,46,31,42,32],"class_list":["post-514","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-bukti-pembayaran","tag-bukti-perjanjian","tag-pejabat-pengadaan","tag-pengadaan-langsung","tag-ppk"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ukpbj.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/514","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ukpbj.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ukpbj.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ukpbj.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ukpbj.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=514"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ukpbj.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/514\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ukpbj.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/media\/515"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ukpbj.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=514"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ukpbj.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=514"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ukpbj.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=514"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}